1. Deadlock adalah efek samping dari sinkronisasi, dimana satu variabel digunakan oleh 2 proses
Keadaan dimana 2 atau lebih proses saling menunggu meminta resources untuk waktu yang tidak terbatas lamanya.
2. - Mutual Exclusion
- Hold and Wait
- Circular Waiting
- No Preemption
Deadlock harus memenuhi semua syarat no 3
3. - Mutual Exclusion
Serially-shareable resources (mis. Buffer)
Contoh: Critical section mengharuskan mutual exclusion (termasuk resource), sehingga potensi proses akan saling menunggu (blocked).
- Hold & wait :
Situasi dimana suatu proses sedang hold suatu resource secara eksklusif dan ia menunggu mendapatkan resource lain (wait).
- No-Preemption Resouce :
Resource yang hanya dapat dibebaskan secara sukarela oleh proses yang telah mendapatkannya.
Proses tidak dapat dipaksa (pre-empt) untuk melepaskan resource yang sedang di hold
- Circular wait
Situasi dimana terjadi saling menunggu antara beberapa proses sehingga membentuk waiting chain (circular)
Misalkan proses (P0, P1, .. Pn) sedang blok menunggu resources: P0 menunggu P1, P1 menunggu P2, .. dan Pn menunggu P0.
4. Mengabaikan, menganggap bahwa deadlock tidak akan pernah terjadi.
Membiarkan terjadinya deadlock, lalu kemudian segera diperbaiki/recover.
Menggunakan protokol untuk meyakinkan bahwa Deadlock tidak akan pernah terjadi.
5. - Deadlock Prevention: Pencegahan adanya faktor-faktor penyebab deadlock
- Deadlock Avoidance: Menghindari dari situasi yang potensial dapat mengarah menjadi deadlock
- Deadlock Detection: Jika deadlock ternyata tidak terhindari maka bagaimana mendeteksi terjadinya deadlock, dilanjutkan dengan penyelamatan (recovery).
6. a. Jangan memulai proses apa pun jika proses tersebut akan membawanya pada kondisi deadlock, sehingga tidak mungkin terjadi deadlock karena pada saat akan menuju deadlock, proses sudah dicegah.
b. Jangan memberi kesempatan pada suatu proses untuk meminta sumber daya lagi jika penambahan ini akan membawa kita pada suatu keadaan deadlock.
7. Algoritma “deadlock-avoidance” secara dinamik akan memeriksa alokasi resource apakah dapat mengarah ke status (keadaan) tidak aman (misalkan terjadi circulair wait condition)
1. - $ cd : menuju ke direktori home
- $ pwd : untuk melihat direktori yang aktif atau sedang di gunakan
- $ ls -al : melihat isi direktori
- $ cd . : melihat direktori aktual dan parent directory
- $ pwd : melihat direktori yang aktif
- $ ls -al : melihat isi direktori
- $ cd .. : menuju direktori satu level ke atas
- $ pwd : melihat direktori yang akif
- $ ls -al : melihat isi direktori
- $ cd /etc : masuk ke direktori etc
- $ls -al | more : untuk melihat isi direktori tetapi hanya sebagian yang di tampilkan sehingga harus menekan tombol untuk melihat semuanya.
- $ cat passwd : untuk melihat isii file text
- $ cd - : masuk ke direktori sebelumnya
- $ pwd : melihat direktori yang aktif
2. ukuran file dan direktoi terbesar adalah : -rw------- 1 hatemyself hatemyself 1196032 2010- 10-28 18:09 .xsession-errors.old
3. file yang terbentuk adalah : graph_jan, graph_feb, graph_mar, report_jan, report_feb, report_mar
4. Pohon Direktori pembuatan mkdir
5. mv {graph_jan,graph_feb,graph_mar} SO/graphs
6. mv {report_jan,report_feb} SO/graphs
7. cd SO/report, kemudian rm report_jan
1. Gambar direktori linux

2./ etc : Berisi file administrative ( konfigurasi dll ) dan file executable atau script yang berguna untuk administrative system
/ dev : Berisi file khusus yang merepresentasikan peralatan hardware seperti memori, disk, printer, tape, floopy, jaringan.
/ bin : Berisi program standar linux ( binary )
/ usr/sbin : berisi utilitas linux
/ usr/lib : berisi program library yang di perlukan untuk kompilasi program ( misalnya C). berisi intruksi (command) misalnya untuk print, Spooler (lpadmin).
3. - aturan penamaan file dan direktori : Nama file maksimal terdiri dari 255 karakter berupa alfanumerik dan beberapa karakter special yaitu garis bawah, titik,koma dan lainnya kecuali spasi dan karakter, linux membedakan huruf kecil dan huruf besar.
4. Path absolut adalah path absolut dimulai dengan tanda garis (“ / “ )
Path relative adalah path yang tidak di awali dengan garis miring isinya nama direktori yang harus di lewati dari current directory.
.
5. Perintah cd : perintah tersebut di pakai untuk mengubah direktori
6. Perintah ls : perintah tersebut di pakai untuk melihat isi current directory atau direktori tertentu
7. Perintah cp : perintah tersebut adalah untuk meng-copy file dan direktori
8. Perintah mv : perintah tersebut adalah perintah untuk memindahkan dan atau mengubah nama file dan direktori
9. Perintah rm : perintah tersebut adalah perintah untuk menghapus file
10. Perintha touch : perintah tersebut di gunakan untuk membuat file kosong atau mengubah file
11. Perintah mkdir : perintah tersebut adalah perintah membuat direktori baru
12. Perintah rmdir : perintah tersebut adalah perintah untuk menghapus direktori kosong
13. Perintah file : perintah tersebut adlah perintah untuk meihat tipe file
14. Perintah cat : perintah untuk menampilkan isi file
15. Perintah less : perintah untuk melihat halaman teks halaman per halaman.
